Top Ad unit 728 × 90

Berita Terbaru

recentposts

Ujian Skripsi tak terbatas Ruang dan Waktu, Ponorogo Bikin Heboh!



Viral! Bimbingan dan Ujian Skripsi Tak Biasa di Ponorogo, Ujian Skripsi dilaksanakan Di Kebun, Mahasiswanya terinspirasi!

Ketua STKIP PGRI Ponorogo, Sutejo membimbing sekaligus menguji skripsi mahasiswa di kebunnya di Patihan Kidul, Kecamatan Siman, Ponorogo.
Dosen Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Ponorogo ini menilai berkebun mempunyai kesamaan filosofi dengan menulis.

"Menulis itu seperti bertanam dan berkebun. Kalau kita tekun, menulis apapun akan menuai hasil yang bagus," kata Sutejo kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (26/8/2020).
Selain itu, lulusan Prodi Linguistik Pascasarjana Universitas Sebelas Maret (UNS) ini ingin lebih dekat dengan mahasiswanya secara emosional.
Menurutnya, bimbingan dan ujian skripsi di kebun bisa membuat mahasiswa lebih santai.

Saat menguji pun Sutejo tidak mengenakan pakaian formal.
Dia menggunakan pakaian layaknya petani untuk menyesuaikan lokasi ujian skripsi.
"Kalau di kebun itu bisa rileks dan seolah tidak ada jarak antara dosen dengan mahasiswa," lanjutnya.

Ketua Litbang NU Cabang Ponorogo tahun 2009-2019 ini juga menghadirkan penguji sebaya agar mahasiswanya lebih santai.

"Penguji sebaya ini adalah alumni STKIP Ponorogo yang mendampingi saya. Mereka sudah menulis lebih banyak daripada kawan-kawan mahasiswa sehingga bisa memberi masukan kepada mahasiswa," lanjutnya.

Kegiatan ini sudah berjalan sekitar dua bulan sejak perkuliahan tatap muka ditiadakan akibat Covid-19.

Selama itu sudah ada delapan mahasiswa yang mengikuti ujian di kebun, dan berhasil lulus.

"Kebetulan saya suka berkebun untuk menghibur diri dan mencari kegiatan lain selain membaca dan menulis," kata Sutejo.

"Ternyata ada hal lain yang bisa dinikmati saat berkebun. Berkebun tidak berbeda jauh dengan menulis yang membutuhkan ketekunan dan ketelatenan," lanjut lulusan S1 Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia IKIP Malang tahun 1991 ini.

Sementara itu, Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Ponorogo, Ristiana (22) menyambut baik model bimbingan dan ujian skripsi yang diterapkan Sutejo.

"Kalau di kampus sudah biasa. Ujian skripsi di kebun ini membuat mahasiswa mendapat pengalaman baru, lebih rileks dan enjoy," kata Ristiana.
Ristiana juga mendapat pelajaran baru dari filosofi berkebun yang bisa diterapkan saat menulis skripsi.

"Memang ada filosofi tersendiri dari berkebun bahwa harus memiliki karakter tekun ulet sabar dan penuh perhatian untuk mendapatkan karya tulis yang baik," ucapnya
Sutedjo merupakan Motivator yang tak pernah pudar semangatnya sampai detik ini. Salahsatu mahasiswa STKIP ponorogo saat ini lanjut S3 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta berkat motivasi yang selama ini  di dapatkan dari sang guru.

Kharis Mujahada selalu mengingat apapun yang keluar dari sepasang bibir dari sang inspirator yang dikaguminya tersbut.

"saya selalu ingat sekali kata kata beliau terkait perjuangan mencari ilmu"
"Beliau bilang, Bermimpilah dan bawa jiwa dan jasadmu menuju mimpi indahmu"
kata kata tersebut menginspirasi kharis mujahada sampai semester akhir di program Doktor Uin Suka. Kini ia sudah hampir ujian tertutup dan berharap kuliahnya berakhir dengan Khusnil Khotimah.

"Kemaren saya sudah silaturahmi ke" rumah hijau " beliau yang tak hanya menyejukkan secara jasmani, namun hati ini serasa adem ayem ketika berada di sampingnya, Serasa sama orang tua sendiri"' , tutur Kharis Mujahada



Ujian Skripsi tak terbatas Ruang dan Waktu, Ponorogo Bikin Heboh! Reviewed by Kharis Almumtaz on September 07, 2020 Rating: 5
Powered By Blogger, Designed by Kharis Mujahada

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.